Model Pembelajaran PJBL Dengan Metode Pembelajaran Diskusi Meningkatkan Peran Aktif Peserta Didik

Diposting pada: 2022-12-13, oleh : frendi, Kategori: Tanpa Kategori

Penerapan Model Pembelajaran PJBL Dengan Metode Pembelajaran Diskusi Menghasilkan Produk Berupa Video Pembelajaran Yang Berbantuan Dengan Media Canva Untuk Meningkatkan Peran Aktif Peserta Didik Dalam Pembelajaran Yang Lebih Inovatif.

OLEH : HENI ALVIONITA

PADA : 29 JULI 2022

 

Latar belakang masalah atas penulisan best practise ini adalah kegiatan belajar mengajar atau dalam proses pembelajaran yang berlangsung selama ini, mayoritas terasa masih berlangsung secara konvensional. Yang dimaksud adalah guru merupakan pusat dari proses pembelajaran. Guru masih menggunakan metode ceramah selama pembelajaran, hal tersebut berdampak pada proses pembelajaran masih rendah (peserta didik pasif). Kondisi saat ini kita masih berdampingan dengan adanya Pandemi covid-19 yang mengharuskan peserta didik belajar dengan PJJ. Peralihan dari kondisi PJJ ke PTM saat ini membuat motivasi belajar peserta didik menurun, banyaknya tugas yang diberikan pada saat PJJ mengakibatkan banyak perubahan sikap yang berdampak pada pembelajaran. Oleh karena itu peserta didik merasa bosan pada saat pembelajaran di kelas karena terbiasa bermain di rumah dengan temannya pada saat PJJ. Salah satu faktor tersebut ditimbulkan karena pada saat pandemi atau pembelajaran jarak jauh, HP menjadi salah satu sarana pembelajaran dan masih terbawa dalam suasana peralihan sampai saat ini.

Model pembelajaran konvensional yang diterapkan pun menjadi menjadikan hasil belajar yang diperoleh peserta didik tidak menunjukkan hasil yang memuaskan karena selama pembelajaran berlangsung peserta didik masih ada yang cenderung sibuk dengan aktifitasnya sendiri bermain Hp di dalam kelas. Selain faktor tersebut, masih kurangnya pengetahuan guru dan motivasi guru dalam memberikan variasi model pembelajaran juga menjadi salah satu penyebab proses pembelajaran menjadi tidak menarik bagi peserta didik. Hal ini tentu berdampak pada kurangnya inovasi peserta didik dalam menciptakan karya atau sebuah hasil dari proses pembelajaran.

Praktik pembelajaran ini menjadi penting dibagikan karena dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning yang berpusat pada peserta didik (student center) dengan metode pembelajaran diskusi menghasilkan produk berupa video pembelajaran yang berbantuan dengan media canva. Hal ini akan berdampak pada keterlibatan peserta didik secara aktif untuk belajar mandiri secara berkelompok. Pemanfaatan gadget yang baik selama proses pembelajaran menjadikan peserta didik merasa senang dalam belajar serta akan berinovasi yang akhirnya akan berdampak pada keberhasilan belajar peserta didik.

Peran dan tanggungjawab saya adalah sebagai seorang pendidik harus bisa meningkatkan keberhasilan belajar peserta didik yang inovatif dan kreatif sesuai dengan tujuan pembelajaran, dengan kompetensi yang dipelajarinya dan tetap dengan dilandasi karakter, kebangsaan, religius dan budaya lokal.

  1. Tantangan yang dihadapi adalah :
  1. Kemampuan pendidik dalam melakukan pengelolaan kelas atau mengorganisasikan kelas dalam proses pembelajaran
  2. Kemampuan pendidik dalam memberikan bimbingan terkait dalam menggunakan HP yang lebih bijak pada saat kegiatan pembelajaran yang kreatif dan inovatif
  3. Waktu yang terbatas untuk memaksimalkan proses pembelajaran
  1. Langkah untuk menghadapi tantangan :
    • Membuat perencanaan desain pembelajaran kontekstual yang menarik.
    • Mempersiapkan perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan desain pembelajaran yang sudah direncanakan.
    • Menekankan arahan pembelajaran berpusat pada peserta didik.
    • Mengikuti perkembangan teknologi sehingga dapat mewujudkan varasi pembelajaran yang menarik.
  2. Strategi :
  1. Kolaborasi dengan rekan sejawat untuk penyusunan perangkat dan instrumen yang akan digunakan saat pembelajaran

2. Memaksimalkan peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas

  1. Proses :
    1. Menyiapkan perangkat pembelajaran yang dibutuhkan meliputi LKPD, Bahan Ajar, dan instrumen penilaian.
    2. Menerapkan LKPD dan bahan ajar yang sudah disiapkan pada saat proses pembelajaran
    3. Membimbing peserta didik selama proses pembelajaran dalam diskusi kelompok untuk menyelesaikan permasalahan dalam LKPD guna menemukan konsep materi pelajaran yang diharapkan. Dalam hal ini peserta didik belajar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif.
    4. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas yang nantinya akan ditanggapi oleh kelompok lain.
    5. Mengevaluasi hasil diskusi kelompok peserta didik serta memberikan penguatan terhadap konsep yang telah ditemukan.
  2. Yang terlibat :
  1. Guru
  2. Rekan sejawat
  3. Peserta didik
  1. Sumber daya yang dimiliki :
  1. Kemauan untuk meningkatkan peran aktif peserta didik selama proses pembelajaran
  2. Rekan sejawat yang aktif mendukung
  3. Sarana dan      prasarana         yang    mendukung     untuk  melaksanakan aksi
  1. Dampak aksi :
    1. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran
    2. Peserta didik tidak bosan di dalam proses pembelajaran
    3. Peserta didik semakin kreatif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan belajar
    4. Keberhasilan belajar peserta didik meningkat
    5. Pembelajaran berpusat    pada    peserta    didik terlaksana
  2. Hasil efektif :

Peran aktif peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran semakin meningkat yakni lebih kreatif dan inovatif

  1. Hasil tidak efektif :

Ketergantungan peserta didik dengan internet dan gadget dalam kesehariannya. Hal ini membuat peserta didik kurang efektif dalam mengeksplorasi alternatif-alternatif solusi dan penalaran kritis secara mandiri maupun kelompok dalam menggali kemampuannya sendiri.

  1. Respon orang lain :

Mendukung proses pembelajaran yang menarik, kreatif dan inovatif serta berpusat pada peran aktif peserta didik.

  1. Faktor pendukung keberhasilan :
  1. Kesabaran pendidik dalam melakukan inovasi proses pembelajaran.
  2. Peserta didik yang konsisten dan komitmen untuk terus belajar lebih kreatif dan inovatif.
  3. Sarana dan prasarana yang mendukung  dalam proses pembelajaran milenial yang serba digital
  1. Faktor ketidak berhasilan :

Masih adanya pendidik yang mengajar dengan model pembelajaran teacher center.

  1. Pembelajaran yang bisa diambil :
    1. Pendidik atau guru harus lebih mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan tentunya diimbangi dengan perkembangan jaman modern yang serba digital untuk menarik peserta didik/kaum milenial dalam mengikuti rangkaian proses pembelajaran yang lebih baik.
    2. Peserta didik adalah generasi penerus bangsa dalam ranah pendidikan yang sudah memiliki kemampuan, bakat dan minatnya masing- masing, maka tugas guru adalah meningkatkan dan mengasah kemampuan, bakat dan minat peserta didik supaya peserta didik dapat memiliki kecakapan dalam berkolaborasi, berkomunikasi, kreatif dan beripikir kritis.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
Apakah Website Sekolah ini bagus ?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus
 
4352098 Total Hits Halaman
439978 Total Pengunjung
5746 Hits Hari Ini
Pengunjung Hari Ini
3 Pengunjung Online

Komunitas E_Learning

 Hasil gambar untuk gambar smabergas



4352099 Total Hits Halaman
439978 Total Pengunjung
5747 Hits Hari Ini
Pengunjung Hari Ini
3 Pengunjung Online
Browser : Other
IP Address: 3.239.9.151


  • FASHION SHOW DRESS 3R | 2024-01-26
  • KADER ADIWIYATA SMANSAGAS | 2024-01-26
  • TEH TELANG SMANSAGAS | 2024-01-26
  • JUMAT BERSIH SMANSAGAS | 2024-01-25
  • Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UDINUS – Prodi Teknik Informatika di SMA Negeri 1 Bergas | 2023-11-16
  • Meningkatkan Keterampilan Membaca Aksara Jawa Angka dengan Media Kartu dan Quiziz | 2023-07-10
  • Menulis Tembang Gambuh Metode Inquiry dengan (PJBL) melalui Pendekatan Saintifik | 2023-07-10
  • INFORMASI DAFTAR ULANG | 2023-07-01
  • MGMP Matematika Gelar Workshop Perangkat Ajar KM | 2023-06-16
  • Tari Janaloka Melaju ke FLS2N Provinsi Jawa Tengah | 2023-06-15
  • Pembukaan Classmeeting SMA Negeri 1 Bergas Tahun 2023 | 2023-06-14
  • SMA Negeri 1 Bergas Juara 3 Festival Film INHUM UNDIP 2023 | 2023-06-12
  • 15 JUNI 2023 PPDB SMAN 1 BERGAS 2023/2024 DIBUKA | 2023-06-10
  • FORM BERKAS PPDB 2023 2024 | 2023-06-10
  • MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INDONESIA DENGAN TEKS PROSEDUR DAN MEDIA GAMBAR BERSERI | 2023-06-07
  • “Sekolah Inklusi Menjadi Jembatan bagi Penyandang Disabilitas” | 2023-06-07
  • DIBUKA - PPDB SMANSAGAS 2023 2024 - JALUR INKLUSI - untuk anak berkebutuhan khusus | 2023-06-03
  • SMA Negeri1 Bergas Borong Juara di Ajang FLS2N Tingkat Kabupaten Semarang Tahun 2023 | 2023-05-25
  • KELULUSAN PESERTA DIDIK SMA N 1 BERGAS TAHUN AJARAN 2022/2023 ANGAKATAN 38 | 2023-05-25
  • Purna Tugas dan Mutasi ASN SMANSAGAS Berbagi Cerita | 2023-05-23
  • Selamat dan Sukses Peserta Didik SMA N 1 Bergas lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2023 | 2023-05-17
  • Indikara Volume 2 Nawasena Peringatan Hari Kartini 2023 | 2023-05-14
  • Smansagas Menjadi Pamungkas Kegiatan Jumat Virtual Cabdin Wilayah 1 | 2023-02-12
  • Komite SMA Negeri 1 Bergas Masa Bakti 2023 - 2025 Terbentuk | 2023-02-12
  • Pemanfaatan Internet dalam Pembelajaran | 2023-01-27
  • UPAYA MENINGKATKAN KREATIFITAS PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN PEMBELAJARAN KESENIAN DI SEKOLAH | 2023-01-25
  • MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SOSIOLOGI DENGAN MEMBUAT POSTER KONVENSIONAL | 2023-01-11
  • IHT Akhir Tahun 2022 di SMA Negeri 1 Bergas | 2022-12-23
  • SMA Negeri 1 Bergas Studi Tiru Bank Sampah di Bank Sampah Mulya Sejahtera Gunung Pati | 2022-12-23
  • Ketika Gak Ada Murid Guru Harus Bagaimana | 2022-12-13