Menjadi Guru Yang FYP

Diposting pada: 2022-08-28, oleh : frendi, Kategori: Informasi Sekolah

 

Ibu Nike Guru yang FYP

 

 

"Bu Bu ini gimana kok susah?"
"Kamu tadi 'kan sudah diajari to Cah Bagus."

 

Begitu sekelumit dialog yang terjadi antara seorang siswa SMA dengan gurunya. Terlihat di video itu seorang anak laki-laki mengalami kesulitan dalam mewiru kain lalu dengan sabar dan penuh ketelatenan ibu guru tadi  memperlakukan dan mengajari si anak. Dialog tidak saya perhatikan lagi karena muncul teks di tiap adegan.

 

Judul video tersebut berbunyi Guru Baik Bertemu Murid Lucu. Dalam video tertulis narasi kegiatan belajar mengajar yang ada di dalam sebuah ruang kelas.

 

"Momen pelajaran kelas sebuah SMA ini sontak menjadi momen lucu yang membuat siswa betah di kelas." 

 

Demikian narasi awal video yang diunggah oleh @sagaraofficial dan diunggah di Babe yang merupakan aplikasi penyedia berita terintegrasi dengan media sosial.

 

Pada adegan berikutnya tertulis narasi sebagai berikut. "Bermula dari pelajaran keterampilan di mana seorang siswa diminta memasang tutup meja namun kurang sempurna sang guru pun dengan sabar memberitahu. Bukannya mempraktekkan arah guru, namun sang siswa justru membuat lawakan dengan memakai ala emak-emak. Momen pun pecah karena sang guru membalas dengan lawakan menyambut ide siswa. Sejak dibagikan 8 jam lalu video ini sudah ditonton 802 ribu kali dan panen pujian."

 

Dari video yang diputar terlihat teks kecil dalam video dan tertulis narasi: beritanyata, video: @riziqaulia, dan musik: Dende Rio. Setelah saya amati berulang-ulang bahkan saya zoom out, mata saya membeliak. Saya berdecak. Bukannya ini teman saya. Bu Nike yang guru Bahasa Jawa dan instruktur senam handal.

 

Saya sedikit paham bahwa ibu yang satu ini sering mengunggah video di WA story. Dan di video yang diunggah itu sering terdapat watermark tiktok, artinya ibu ini mengunggah video tersebut di akun tiktoknya sebelum dibagikan di WhatsApp story-nya.

 

Melihat jumlah penonton yang  mencapai hampir 1M boleh dikatakan bahwa video ini menjadi FYP dan akan selalu muncul di beranda para tiktoker.  Menurut saya video yang ditonton hingga ratusan juta pasang mata ini tentunya merupakan pencapaian yang spektakuler. Secara ekstrim bisa disebut bahwa video ini viral. Dari pencapaian ini bisa dikatakan bahwa ibu Nike sangat serius menggarap konten untuk video yang diunggahnya. 

 

Membuat viral sebuah tayangan tentu tidaklah mudah dan tidak bisa tercapai secara instan kecuali ada support system. Keviralan ini bisa menjadi ladang rejeki baru bagi objek atau subjek yang diunggah. Tengok sejenak bagaimana Farel Prayogo yang muncul berulang-ulang di beranda tiktok ketika menggantikan seorang biduanita menyanyi lagu Ojo Dibandingke di sebuah panggung hiburan.

 

Sukses Farel FYP mengantarkan dirinya menuju Istana Presiden hingga mengguncang Nusantara. Semua yang hadir dalam upacara HUT Kemerdekaan RI yang ke-77 bahkan tidak malu-malu bergoyang mengikuti irama lagu. Pundi-pundi rupiah pun mengalir deras ke kantong Farel yang hari-harinya mengamen usai bersekolah.

 

Dari sini kita bisa belajar bahwa hal-hal yang kita geluti dengan serius dan menjadi passion kita suatu ketika akan mengantarkan kepada sebuah kesuksesan seperti yang kita impikan. 

 

Ibu Nike dalam setiap kegiatan pembelajaran selalu mendokumentasikan apa yang dilakukannya. Dengan keterampilan IT yang dimiliki disertai dengan passion membuat video-video yang diunggahnya selalu ditonton oleh ribuan orang.  Selamat dan apresiasi kepada Ibu Nike atas raihan ini semoga konten-konten yang diunggah turut memviralkan sekolah kita tercinta. SMANSAGAS JAYA.

 

Penulis: Lestari Ambar Sukesti


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id



3605845 Total Hits Halaman
338217 Total Pengunjung
702 Hits Hari Ini
Pengunjung Hari Ini
2 Pengunjung Online
Browser : Other
IP Address: 44.210.85.190


  • Tantangan Pembelajaran Sejarah Masa Pandemi Covid-19 Berbantuan LKPD Inkuiri | 2022-12-09
  • PERAN EKSKUL MUSIK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 BERGAS | 2022-12-09
  • Seru-seruan Classmeeting Semester Gasal Tahun Ajaran 2022/2023 di SMA Negeri 1 Bergas | 2022-12-09
  • Pembukaan LDK OSIS SMA Negeri 1 Bergas Tahun 2022 | 2022-12-09
  • Debat Calon Ketua OSIS | 2022-09-03
  • Kunjungan Ke Rumah Pintar ( KPU) Kabupaten Semarang | 2022-08-31
  • Menjadi Guru Yang FYP | 2022-08-28
  • Alul Sabet Emas Dalam Kejurnas Taekwondo KONI-series | 2022-08-28
  • SMA Kita Termasuk 1000 SMA Terbaik se-Indonesia? | 2022-08-27
  • Belajar Berdemokrasi dalam Projek IKM | 2022-08-27
  • LAGU SMA NEGERI 1 BERGAS | 2022-08-27
  • PENGUMUMAN SOSIALISAASI MPLS 2022 | 2022-07-07
  • HASIL PPDB 2022 | 2022-07-05
  • BERKAS PAKTA INTEGRITAS | 2022-06-14
  • BROSUR PPDB SMA NEGERI 1 BERGAS | 2022-06-10
  • PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMAN 1 BERGAS TAHUN PELAJARAN 2022/2023 | 2022-06-10
  • PENGAMBILAN IJAZAH TERTUNDA | 2022-01-31
  • Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS SMAN 1 Bergas Masa Bakti 2021/2022 | 2021-12-31
  • Sertijab Pengurus OSIS SMAN 1 Bergas | 2021-12-31
  • MUSYAWARAH GUGUS DEPAN AMBALAN WUKIR REHTAWU / DEWI PERTIWI PANGKALAN SMAN 1 BERGAS TAHUN 2021/2022 | 2021-12-31
  • SARASEHAN SMA NEGERI 1 BERGAS DALAM RANGKA HARI GURU NASIONAL DAN HUT PGRI KE-76 | 2021-11-29
  • PENYERAHAN PENGHARGAAN BAGI GURU BERPRESTASI SMA NEGERI 1 BERGAS | 2021-11-29
  • SMA Negeri 1 Bergas Green Sport School | 2021-11-17
  • PENILAIAN AKHIR SEMESTER I 2021-2022 | 2021-11-16
  • Bulan Bahasa di Masa Pandemi | 2021-11-10
  • Classmeeting SMA Negeri 1 Bergas yang Ditunggu-Tunggu | 2021-11-10
  • Webinar Penyuluhan Anti-Narkoba | 2021-11-10
  • Hari Kartini | 2021-11-10
  • Webinar Isra’ Mi’raj | 2021-11-08
  • Prestasi Siswa di event POPDA Tk. SMA Kabupaten 2021 | 2021-11-16